Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘FIKSI’ Kategori

Penghujung Maret

Dimataku, kau terlalu suci untuk menjalani ikatan yang (katanya) dilarang oleh Agama. Ingatkan aku jika akan menodainya. Insya Allah aku akan menjaganya.

Untuk mentranslate bahasa

Kursi Empuk Bikin Ngantuk

“Nak, kalau duduk di kursi empuk jangan mengantuk.”
“Ibu malu pada tetangga.”
“Mereka bilang: Kursi empuk emang bikin ngantuk.”
“Ingat kami di kursi remuk.” Kata mereka.
2007

Untuk mentranslate bahasa

Nol & Kosong

Nol
Karenanya angka berikutnya tercipta
Kosong
Masuk tidak menggenapi
Keluar tidak mengurangi
Jadilah nol, jangan kosong!
Kp. Sawah, Ds. Kerta Kec. Banjarsari Kab. Lebak Prov. Banten 31 Maret 2008

Untuk mentranslate bahasa

Kawan

Pandai-pandailah berkawan.
Ingat! Satu yang tak boleh dijadikan kawan: ?
Jangan berkawan dengannya,
Karena, baginya tak ada kawan sejati,
Yang ada, kekuasaan abadi.
2008

Untuk mentranslate bahasa

Nasi

Orang Kecil berebut Nasi.
Tak dapat nasi,
Orang kecil mati!
Sebab nasi dipolitisi Petinggi.
2007

Untuk mentranslate bahasa

Diam

Sepi kata, senyap suara
Tanpa kata
Lebih elok
daripada
Berkata-kata
Tak bermakna
2008

Untuk mentranslate bahasa

Orang Besar

Pesan Ibu kepada anaknya yang beranjak besar
“Jangan jadi orang besar, kau, Nak.”
“Kenapa, bu?”
”Orang besar, omong besar.”
2007

Untuk mentranslate bahasa

Perempuan Malam

Dialah perempuan
Yang datang dari pertiga malam
Menunggangi jerit jangkrik
yang memecahkan kesunyian
diiringi lolongan anjing
yang membuat merinding.
Dialah perempuan
Yang tak seperti semut, turun berkerumun
Dialah kupukupu dengan sayap kaku
Di tangan dan kakinya
Belenggu kelambu berat serupa batu
Dialah perempuan
Yang tiba dari goagoa menganga
Lapar dan dahaga akan jiwajiwa seorang wanita
Yang telah mendustai normanorma
Yang nyata termaktub dalam kitab semesta
Dialah perempuan
Yang tak punya [...]

Untuk mentranslate bahasa

Ladang

Tak adakah yang sayang
pada sepetak ladang?
Di ladang bungabunga tumbuh dan berkembang
Menebar semerbak pada hidunghidung
Belalang dan kumbang
Ladang adalah medan berperang:
Antara bunga dengan kumbang
Antara harga diri dengan cemoohan
Antara kehormatan dengan hinaan
Dan
Antara pengakuan dan kucilan
Lawan kumbang walau datang bergelombang
Buat perisai dari keyakinan
Sebab itu lebih tajam dari sebilah pedang
Kenakan busana perang
Agar tak tembus peluru senapan
Meski bunga banyak yang tumbang
Namun [...]

Untuk mentranslate bahasa

Bah

Itu air bah, menyeret rumah-rumah
“Itu kolam renang yang kau impikan,” Kata Bapak.
Tetapi, Ibu mencariku dengan gelisah
Aku lupa, di mana diriku hanyut bersama sampah.
2007

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »