Buku Baru: Kontroversi Sang Kolaborator
Mei 9, 2008 oleh ujungpena
Buku ini menarik karena diketengahkan ke ruang publik di saat situasi krisis, tidak hanya ekonomi, melainkan juga kepemimpinan. Dalam buku ini─dengan menggunakan bermacam-macam sumber─terungkap bagaimana seorang pejuang, dalam hal ini Sukarno harus berhadapan dengan situasi yang rumit, tetapi harus segera menentukan posisinya dengan segala risiko yang menyertai penentuan posisi yang harus dilakukan “tanpa cukup waktu” untuk bermenung sebelum penentuan sikap itu. Informasi yang kita peroleh dari buku ini, tampak cukup menyeluruh, karena tidak hanya sikap politik dan kepemimpinan Sukarno, melainkan juga pelbagai kebijakan dan tindakan “kasar” Jepang dengan segala risikonya, termasuk penderitaan romusa dan jugun ianfu yang memedihkan itu!
Dengan membaca buku ini, kita dapat memperoleh informasi tentang pelbagai dimensi tingkah laku Sukarno sebagai pemimpin utama kita menuju ke kemerdekaan. Dalam buku ini, sebenarnya kita dapat menangkap betapa tidak mudahnya tampil menjadi pemimpin di tengah situasi yang demikian rumit. Seperti telah disinggung di atas, di tengah-tengah krisis itu, taruhan untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan seseorang, justru diuji dengan tingkat kesulitan yang amat tinggi. Karena itu, tidak semua pemimpin dapat melewati ujian itu dengan berhasil. Sukarno justru berhasil!
Anhar Gonggong, Sejarawan